Skip to content

Langkah GLOBAL membeli PROPERTY rumah

19 Desember

Langkah GLOBAL membeli PROPERTY rumah

Berikut beberapa langkah ( tips ) secara Global yang harus diperhatikan sebelum memutuskan untuk membeli sebuah Property Rumah

  1. Jangan habiskan terlalu banyak uang membeli furniture

    Karena dana tabungan yang dimiliki banyak terkuras untuk pembayaran uang muka ( down payment ), serta kewajiban pembayaran lainnya contohnya biaya pindahan. Bagi sebagian besar orang, situasi seperti ini akan membuat kondisi keuangannya cukup ketat, tidak hanya tabungan yang menipis, tapi pengeluaran bulanan juga pasti meninggi akibat biaya-biaya dari rumah baru tersebut, seperti tagihan air, listrik dan lain-lain.

    Semua orang pasti ingin mengatur suasana rumah barunya dan melakukan renovasi sesuka hati. Tapi hal tersebut tidak bisa dijadikan alasan untuk bersikap boros. Semuanya juga harus dilakukan bertahap, jangan sekaligus. Anda harus ingat, proses anda bisa membeli rumah juga bertahap.

    Beri sedikit waktu supaya keuangan anda bisa terbiasa dengan biaya-biaya rumah tersebut, sambil melanjutkan menyimpan uang di tabungan anda. Meubel dan furniture yang diinginkan tidak akan kemana-mana, bahkan bisa jadi akan keluar model terbaru yang lebih up to date dengan kata lain furniture tersebut masih akan menunggu sampai siap untuk dibeli.

  2. Jangan abaikan perawatan bagian-bagian rumah yang baru dibeli

    Salah satu pengeluarn yang selalu mengikuti rumah baru ada perawatan dan perbaikan. Anda tidak lagi bisa meminta bantuan pemilik kostan atau kontrakan untuk perbaikan karena sekarang anda tinggal di rumah sendiri. Meskipun anda harus latihan menahan diri membeli hal yang tidak perlu, anda tidak boleh mengabaikan masalah-masalah kecil seperti ini. Pasalnya, jika anda cuek maka lambat laun bisa menjadi makin besar dan pastinya membutuhkan biaya yang besar juga.

  3. Minta bantuan tenaga ahli

    Jangan coba-coba menghemat uang dengan merenovasi dan memperbaiki rumah sendirian jika merasa tidak mampu. Sepertinya hal ini bertentangan dengan prinsip pengiritan anda, tetapi sebenarnya yang terjadi sebaliknya.

    Rumah adalah tempat anda tinggal sekaligus investasi, sehingga layak mendapatkan perawatan dan perhatian khusus sebagai sesuatu yang anda hargai. Memang tidak ada salahnya mengecat tembok sendirian, tapi jika jaringan listrik di rumah anda bermasalah, jangan coba-coba menelusurinya sendiri. Tanpa keahlian khusus, anda bisa membakar rumah anda akibat arus pendek, atau lebih parahnya nyawa anda bisa melayang.

    Menyewa tenaga ahli untuk melakukan pekerjaan rumah yang anda tidak bisa lakukan adalah cara terbaik untuk menjaga rumah anda tetap dalam kondisi prima, tanpa harus ada pihak yang terluka.

  4. Pasang asuransi

    Memakai jasa asuransi untuk sebuah rumah bisa jadi cukup penting, sehingga jika terjadi sesuatu dengan rumah anda, ada pihak yang bisa menutupi kerugian tersebut. Selain itu, asuransi juga sebaiknya tidak hanya dikenakan untuk rumah anda saja, tetapi diri anda sendiri juga.

    Jika rumah baru anda belum lunas, dan ada penghuni rumah yang sangat bergantung kepada anda, misalnya istri atau anak, anda butuh asuransi jiwa. Sehingga, jika anda meninggal, maka anda sudah memastikan penghuni rumah anda yang masih hidup tidak akan diusir keluar rumah.

Kesimpulan:

Dengan adanya kebebasan dalam memiliki rumah sendiri, ada tanggung jawab yang besar pula. Yaitu mengatur keuangan dengan baik supaya rumah dan perawatannya bisa berjalan dengan baik. Sehingga, investasi dan keluarga dapat terlindungi dengan aman. Jangan biarkan kebahagiaan punya rumah baru melalaikan dalam pengambilan keputusan yang keliru, yang akhirnya merusak sistem keuangan dan rumah tinggal.

Sumber – detik.com

Del.icio.us : , , , , , ,

4 Komentar leave one →
  1. Harry Broker rumah permalink
    19 Desember 5:19 pm

    Ya iya ga usah pake repot pake aja jasa pihak ke tiga ga usah ribet – ribet jasa renov dah ada, jasa broker juga dah ada tapi paling tidak hati hati juga klo milih agent / broker di cikarang dah banyak broker tapi nggak jelas apalagi broker rumah, yang punya nama aja kadang – kadang curang ( oknum ) apalagi yang abal – abal

  2. Jasa Desain Renovasi Rumah permalink
    20 Desember 7:33 am

    Numpang promosi gan, melayani pembuatan desain rumah tinggal dan pelaksanaan pembangunan. Sesuai dengan kebutuhan Anda, sesuai dengan gaya arsitektur yang Anda inginkan, sesuai dengan cost biaya yang Anda siapkan, Hubungi Imam, 087879574641

  3. 21 Desember 9:47 am

    Permisi numpang promosi blog info untuk pemasaran property di area Bekasi, Jababeka bisa kunjungi blog saya ….matur nuwun Andi

  4. Global Overview Indonesia Property permalink
    22 Desember 12:04 pm

    Indonesia’s housing market remains weak, despite strong economic growth and high levels of investment. Some of the major factors that have hampered the growth of Indonesia’s housing market are:

    • High mortgage interest rates
    • Foreign ownership restrictions
    • High costs of building materials
    • High tax rates
    • Red tape in government

    During the year to end-Q1 2011, residential property prices rose by 4.48%, according to the latest Bank Indonesia Residential Property Survey. But when adjusted for inflation, house prices actually dropped by 2.2% over the same period.

    Small-type houses, measuring 36 square meters and below, experienced the most notable price increases of 5.2% (-1.5% in real terms) year-on-year to Q1 2011. On the other hand, medium-type houses, measuring between 36 square meters and 70 square meters, had the smallest increase of 3.9% (-2.8% in real terms) over the same period. Large-type houses, measuring more than 70 square meters, saw average price increases of 4.4% (-2.3% in real terms) over the same period.

    Property sales rose by 4.5% y-o-y to 17,714 units in Q1 2011. In 2010, there were about 67,707 units sold, up 13.8% from 59,498 units in 2009.

    Jabodebek-Banten (Greater Jakarta) led among regions, with property prices up 5.74% over the year to Q1 2011. However, in inflation-adjusted terms, prices were down by 1% over the same period. It was followed by Manado (the capital of North Sulawesi) and Makassar (the capital of South Sulawesi and home to several prominent landmarks including Fort Rotterdam),with price increases of 5.47% (-1% in real terms) and 5.32% (-1.4% in real terms), respectively.

    On the other hand, Pontianak, the capital of West Kalimantan which is also known as the Equator CIty, has the smallest nominal price increase of 1.6% in the year to Q1 2011. When adjusted for inflation, property prices also dropped by 5% over the same period.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: