Skip to content

Peluang Kerja Property Agent Tantangan yang Menjanjikan

25 Agustus

Property Agent, profesi yang kini mulai dikenal dalam masyarakat luas, suatu peluang kerja ataupun bisnis yang bisa dijalankan secara full time ataupun secara sambilan. Sementara ribuan bahkan mungkin ratusan ribu pencari kerja berupaya mencari peluang kerja, dengan rasio perbandingan yang kurang seimbang. Antara jumlah pelamar dengan lowongan kerja yang tersedia. Harapan mendapatkan kerja dengan gaji yang menjanjikan bisa jadi terwujud melalui tingkat persaingan yang bisa jadi secara sehat atau tidak (misalkan melalui “orang – orang titipan, uang pelicin dan lain sebagainya”). Masih ditambah lagi dengan potongan – potongan apabila para pencari kerja tersebut melalui jasa outsourcing. Masih ditambah lagi semakin tahun bukannya persaingan semakin turun tapi justru semakin tinggi dan prosentase untuk masuk juga semakin kecil. Itupun masih kurang, karena beban bertambah lagi dengan aturan main sistem kontrak pegawai………….kembali ke topik, melihat kenyataan yang ada ada baiknya melirik peluang kerja yang sebenarnya sudah ada sejak lama, hanya saja system yang sedikit berbeda. Property Agent kini mulai menjadi profesi yang sangat diminati. Menjual properti begitu mudah, demikian kesannya. Walaupun kondisi pasar properti sedang menurun, peluang sukses sebagai Property Agent profesional tetap besar. Banyak bukti menunjukkan Property Agent tetap mampu meraih penghasilan yang baik. Dilihat dari penampilan Property Agent yang semakin meyakinkan. Fasilitas transportasi dan komunikasi yang digunakan. Kantor-kantor Property Agent yang modern dan bagus.

Ada beberapa alasan menunjukkan Property Agent profesional sebagai profesi yang menjanjikan. Properti adalah kebutuhan primer bagi setiap orang. Pasar properti besar dan luas. Dari jual-beli dan sewa menyewa. Properti untuk kebutuhan pribadi, komersial dan industrial. Hasil yang besar diperoleh dari transaksi properti, karena nilai transaksinya juga semakin tinggi. Market share Property Agent juga terus bertambah. Pandangan masyarakat terhadap Property Agent semakin positif. Situasi pasar yang melemah, menyulitkan orang memasarkan propertinya sendiri. Pengembang sebagai pemain properti, makin mendekat ke Property Agent profesional dengan tujuan memperbesar pasar. Menarik minat pembeli di pasar sekunder. Pelayanan Property Agent makin baik. Pengetahuan dan ketrampilan Property Agent juga lebih profesional. Pengembang berani memberi komisi yang semakin besar pada Property Agent. Properti sebagai investasi. Dengan situasi pasar properti yang lesu, investor yang berpengalaman justru membeli. Harga properti menjadi murah untuk investasi jangka panjang. Property Agent memainkan peran yang penting untuk mengedukasi investor maupun end-user.

Pekerjaan Property Agent sebenarnya melayani kebutuhan yang timbul secara alamiah. Rumah adalah kebutuhan primer bagi semua orang. Bisa beli atau sewa, yang pasti semua orang harus tinggal dalam rumah. Tentu dengan pengetahuan dan keahliannya Property Agent akan mengarahkan. Potensi pasar yang besar. Jumlah Property Agent profesional masih terbatas. Kebutuhan dari masyarakat yang ingin menjual, membeli dan menyewa. Investor menginginkan informasi yang cepat. Pengembang berebut pasar. Semua menjadikan Property Agent bagai primadona. Situasi ini sangat menguntungkan Property Agent . Kesempatan menjadi Property Agent juga terbuka lebar. Semua kantor Property Agent dengan nama franchise melakukan perekrutan. Bagaimana memilih yang terbaik ? Perhatikan hal berikut, brand, training, jaringan, produk, servis dan keunggulan fasilitas kantornya. Managemen dan leadership juga penting. Secara umum Property Agent profesional yang sukses kebanyakan adalah wanita. Paling tidak, lebih banyak wanita yang berhasil dibanding Property Agent yang pria. Nampaknya, memang dibidang sales beberapa karakter wanita sangat dibutuhkan.

Property Agent memang dituntut seperti sales dibidang yang lain. Lebih persuasif tercermin dari sikap sabar dan empati. Wanita mampu memainkan peran, sehingga tampil lebih menarik. Dalam berkomunikasi juga lebih mengesankan. Kustomer kadang perlu diedukasi, butuh informasi detail. Wanita lebih trampil dalam hal-hal itu. Kelemahan wanita dalam bidang properti adalah dalam pemahaman denah dan mengenal jalan. Secara alamiah pria lebih unggul dalam ketrampilan ruang. Selebihnya wanita lebih baik. Pertanyaannya, mengapa begitu banyak Property Agent gagal ? Kurang berhasil dalam mencetak transaksi. Mentalitas orang sales menjadi penyebab utama. Kemalasan, tidak fokus, ingin hasil yang instan. Keengganan memberikan layanan yang baik. Kurang semangat bersaing dalam pengetahuan properti dan ketrampilan profesional. Mengambil keuntungan yang tidak sah. Mengkhianati kantornya atau sering disebut SECRET SELLING adalah kesalahan yang tidak termaafkan dan sanksinya adalah pemecatan. Faktor pengaruh dari Kustomer juga bisa jadi penyebab dengan alasan mendapatkan best price sang kustomer memberikan masukan pada Property Agent yang lemah mental tersebut untuk melakukan malpraktek tersebut. Ketidak jujuran yang tumbuh tersebut akan berakar dan berlanjut seterusnya siapa yang dirugikan ?? tentunya kustomer tersebut juga,…..karena dia telah mendapatkan seorang Property Agent yang tidak jujur !!!

Kesalahpahaman juga terjadi terhadap Property Agent profesional. Mark-up harga transaksi. Kebiasaan ini merusak image Property Agent. Broker tradisional dulunya mendapat pandangan ? miring? itu. Kantor Property Agent yang profesional seharusnya mencegah terjadinya ? mark up (alias apingan)?. Namun perkembangan terakhir justru yang berkantor malah melakukan Aping / mark up dalam jumlah yang tidak wajar, meskipun hanya beberapa oknum Property Agent saja yang melakukan praktek tersebut, dampaknya bisa meluas dan menimbulkan issue negatif terhadap keberadaan Property Agent.

Issue negatif terhadap Property Agent wanita juga kurang relevan. Baik orang sales maupun bukan bisa terkait dengan kasus perselingkuhan. Anggapan Property Agent kerjanya santai dengan hasil besar juga salah besar. Waktu kerja yang seenaknya, tidak punya etika bisnis.

Pendapat diatas menunjukkan pandangan yang salah dari sebagian orang. Property Agent yang profesional punya waktu kerja yang sangat ketat dan panjang. Dalam bekerja sama antar Property Agent etika sangat diperlukan. Menjadi Property Agent sangat menarik dan menghasilkan. Pengetahuan tentang properti akan terus bertambah. Ketrampilan dibidang sales akan meningkat melalui training. Penghargaan-penghargaan juga menanti Anda. baik berupa Perjalanan keluar negeri menjadi hiburan atau reward perangkat komunikasi edisi terakhir (notebook, ipad, b****b***y ). Kebanggaan sebagai Property Agent yang sukses adalah suatu tantangan yang menjanjikan dan siap menanti anda

Del.icio.us : , , , , , , , , , , , , ,

One Comment leave one →
  1. librayanti permalink
    25 Januari 11:10 pm

    Kalau begitu …mau deh menjadi property agent…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: