Skip to content

Naruto episode 172 menuju duel terakhir

20 Agustus

Naruto yang sudah tersadar dari wujud Kyuubi ekor 9, berdiri di permukaan gumpalan bola batu Chibaku Tensei yang merupakan teknik khusus yang dikembangkan oleh Six Way Sage teknik yang diciptakan membuat bulan buatan sebagai perangkap tubuh ten tailed Beast’s di dalamnya. Pengguna dalam hal ini Yahiko body yang digerakkan dari jarak jauh oleh Nagato, akan membuat bola hitam gelap gravitasi yang, ketika dilemparkan ke langit, menarik benda dari segala penjuru dan menarik mereka ke dalam bola, penekanan mereka bersama-sama. Bumi sekitarnya, termasuk hutan dan pegunungan, dikumpulkan ke dalam satu titik tunggal, menumpuk di atas satu sama lain sampai menciptakan sebuah bola besar. di udara dan merapal mode sage. Pain yahiko melihat dengan bertanya – tanya di permukaan tanah, apakah naruto sudah menemukan cara untuk mengontrol cakra Kyuubi. Sementara itu sesuatu terjadi pada Nagato. Ia kembali batuk darah. Konan yang melihat terkejut, dan akibat batuk darah itu membuat chibaku tensei hancur berantakan. Naruto terkejut tempat berpijaknya hancur dan mulai berjatuhan. Seiring itu Naruto berfikir ternyata perubahannya menjadi kyuubi dari ekor 6 hingga 8 sebelumnya menganggu cakranya dan Kagebunshin yang tinggal 1 orang di myobokuzan jadi hilang.. Setelah semua runtuhan chibaku tensei berjatuhan tampak Naruto berdiri di sela-sela kabut debu dengan sage mode. melihat itu Pain Yahiko berfikir kalau Naruto saat ini dalam mode sage. Kembali ke Naruto , Pain yahiko mengatakan inilah saatnya mengakhiri pertarungan. Naruto teringat pada kata-kata ayahnya, Yondaime. “kamu akan menemukan jawabannya sendiri..”. Pain yahiko mendekat dan berkata, mmhh mode sage tampaknya kamu hanya bisa melakukan untuk 2 shuriken. dan setelah itu kamu takkan bisa merapal mode sage lagi.

naruto-lawan-pain-yahiko-last-battle.jpg

Pain yahiko langsung menyerang dengan tongkat besi hitam tindiknya. Naruto menangkap besi hitam itu dan mematahkannya lalu menendang pain yahiko hingga terhempas ke bebatuan. patahan besi itu langsung ditusukkan Naruto ke bahunya. Dengan meringis menahan sakit Naruto menggunakan teknik sagenya untuk mencari asal cakra yang di terima besi itu. cakra itu ternyata terpancar dari salah satu gunung di sekitar konoha. Dan di puncaknya ada sebuah pohon besar, dari dalam pohon besar itulah nagato memancarkan cakranya. Nagato yang merasa dilacak keberadaannya terkejut dalam mode sage naruto bisa melacak cakra yang dipancarkannya. Selanjutnya Naruto lalu menjadi 3 kagebunshin no jutsu dan merapal rasenshuriken. salah satu menggunakan bola asap. melihat ini Pain tak mau terkecoh lagi. karena sudah pernah di gunakan trik ini oleh Naruto sewaktu duel di desa Konoha, tiba-tiba dari gumpalan asap keluar rasenshuriken yang dilempar Naruto . Pain menggunakan Shinra Tensei ! ternyata itu adalah bayangan shuriken saja rasenshuriken asli telah berada dekat dengan pain yahiko. Interval rapalan teknik Shinra Tensei, yaitu kemampuan Nagato untuk memanipulasi gravitasi sebagai langkah pertahanan, semua serangan diarahkan kepada pengguna akan dibelokkan, tidak peduli ukuran, daya atau massa, namun telah menunjukkan bahwa adalah mungkin untuk menahan teknik ini. Satu-satunya kelemahan teknik ini adalah bahwa ada periode singkat / interval untuk menggunakan jurus selanjutnya yaitu sekitar lima detik. Shinra Tensei ini yang digunakan untuk penghancuran besar-besaran desa konoha. yang butuh 5 detik ternyata di manfaatkan Naruto . dengan melepas rasenshuriken bayangan dan asli secara bersamaan akan membuat pain menggunakan shinra tensei pada suriken bayangan dan tak akan sempat lagi untuk yang asli. Pain Yahiko hancur terkena rasengan langsung bukannya teknik rasenshuriken seperti yang diperkirakan Pain Yahiko.

Del.icio.us : , , , , , , , , , ,

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: